Puisi sederhana untuk suamiku

Aku tak pandai berucap kata
Diriku juga tak cukup pintar menyampaikan maksud
Tak cakap pula menyerap makna

maafkan aku, sayang
seperti itulah yang selalu kukatakan
atas kesalahan demi kesalahan

Tidak apa-apa, sayang
Begitulah engkau berbisik lembut di telingaku
Fajar demi fajar

Terima kasih, kekasihku
Seperti itulah aku tersenyum padamu
atas kebahagiaan demi kebahagiaan

Engkau pantas mendapatkannya, cintaku
Begitulah engkau mengecup dahiku
Senja demi senja

Dan serasa ingin kubaktikan sepenuh jiwa ragaku
Mengucap nama-nama indahNya bersamamu
Pagi demi pagi

Serta ingin kuhabiskan seluruh hidupku
Sujud bersamamu di hadapan-Nya
Malam demi malam

“FR-031108″

Diterbitkan di: on November 12, 2008 at 7:55 am Komentar (1)
Tags: , , , , ,

Penghujung Juni

Hari ini adalah akhir…

Akhir dari Juni yang menegangkan

Akhir dari perjuangan yang melelahkan

Akhir dari kesabaran yang melatih hati

Akhir dari keteguhan cinta yang menguras nalar

Akhir dari kasih yang meletihkan jiwa

Akhir dari kata yang memporak-porandakan tutur

Akhir dari ucap yang menghabiskan bahasa

Akhir dari tidur yang menggelisahkan raga

Akhir dari perdebatan panjang yang tak berujung

Akhir dari kisah yang merindu

Akhir dari cerita yang mengharap

Akhir dari peran seorang pecinta terhadap cinta

Akhir dari semua dalam segalanya.

‘FR-300608′

Diterbitkan di: on Juni 30, 2008 at 8:34 am Tinggalkan sebuah Komentar

Jogja oh Jogja…

Diterbitkan di: on Juni 29, 2008 at 3:10 pm Tinggalkan sebuah Komentar