Fajar di langit kota cengkeh

Pagi ini,

Tak kutemukan ia dengan senyum hangatnya

Hanya langit menangis yang menyatukan air matanya dengan akar

Rintik demi rintik berderai

 

 

 

              Pagi ini,

              Tak kulihat cahayanya yang berguguran

              Hanya tarian pelangi yang meliuk gemulai diantara bukit

              Warna demi warna terbingkai

 

 

 

Fajar di langit kota cengkeh,

Bersembunyi di balik lukisan awan

Jangan biarkan daun dan bunga letih menanti.

Tampakkan wajahmu di kotaku

Agar aku bisa tersenyum

Sehangat senyummu yang tak bosan menyapaku disetiap pagi

 

 

 

“FR-301105”

Telah Terbit on April 16, 2008 at 11:57 am Tinggalkan sebuah Komentar

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://firariswiyandi.wordpress.com/poetry/fajar-di-langit-kota-cengkeh/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

Leave a Comment