Hanoman Di Prambanan

Saat Hanoman sang raja kera
diam-diam menyerahkan cincin Rama
Sinta tahu dia akan selamat
dan Rahwana akan kalah

          Sementara ketujuh anak Hanoman duduk
          di depan teve di rumah dan menonton
          film kartun jepang sedang istri Rahwana
          memasak nasi dengan ikan asin dan suami Sinta
          menyopir kijang usangnya sebagai taksi liar dari Yogya

Di Prambanan busur-busur emas berkilauan
cinta akhirnya menang dan para penari
membungkuk dengan anggun di hadapan tamu-tamu
untuk foto digital yang penghabisan

          Membungkuk di hadapan tamu dari belanda
          dari jepang perancis dan jerman sebab
          orang indonesia hanya menginjak tempat pertunjukkan
          mewah di depan candi suci Prambanan
          itu sebagai penari atau pelayan

Yang lain terlalu mahal

“Martin Jankowski”

Iklan
Published in: on April 25, 2008 at 4:47 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://firariswiyandi.wordpress.com/2008/04/25/hanoman-di-prambanan/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: