3 orientasi dalam penyusunan “teori-teori kepribadian”

Ada 3 orientasi dalam menyusun “teori-teori kepribadian” :

1. Psikoanalisis, dalam hal ini terdiri dari 3 pendekatan, yaitu

Pemikiran Freudian (Sigmund Freud, Anna Freud, dan psikolog ego, Erik Erikson).

Perspektif transpersonal (yang bernuansa spiritual, diwakili oleh Carl Gustav Jung).

Sosial psikologis (Alfred Adler, Karen Horney, Erich Fromm).

2. Behavioristik

yaitu melalui pengamatan yang seksama terhadap perilaku dan lingkungan serta relasi keduanya (diwakili oleh B.F. Skinner, Albert Bandura, Hans Eysenck).

3. Humanistik

    yaitu mencakup psikologi eksistensial, juga sebagai reaksi terhadap kedua pendekatan di atas. Intinya bahwa jawaban-jawaban atas persoalan kejiwaan harus ditemukan dalam kesadaran atau pengalaman seseorang. Metode yang digunakan jelas saja adalah fenomenologis. Pendekatan ini terbagi lagi dalam 2 bagian, yaitu

  • Humanisme murni (yang diwakili oleh Abraham Maslow).

  • Psikologi eksistensialis (Ludwig Binswanger dan Viktor Frankl).

Iklan
Published in: on Desember 24, 2008 at 1:42 pm  Comments (2)  

The URI to TrackBack this entry is: https://firariswiyandi.wordpress.com/2008/12/24/3-orientasi-dalam-penyusunan-teori-teori-kepribadian/trackback/

RSS feed for comments on this post.

2 KomentarTinggalkan komentar

  1. ak boleh minta biografinya anna freud ?dapet tugas ini .tapi ga ketemu terus tentang bografi nya.
    kalau ada,reply k email ak .
    thx

  2. minta biografi and teori2 anna freud dunk…
    ada tugas nei tapi gag nemu2…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: