Sang Pencinta Gila

Di luar sana air jarum bening menancapkan beribu kakinya di raga bumi,
bergelimpangan bercampur merah segar tanah,
yang merekah bagai bunga musim panas.
Aku di sini,
terpekur di sudut ruang
Membiarkan imajinasiku menari-nari dengan bayang
Melukiskan beribu senyum di sudut bibir
Mengucap apa saja yang memabukkan jiwa
Aku lah si Pencinta gila…

PS: to my Lovely husband, (Sang Pencinta gilaku)

(FR’031108)

Iklan
Telah Terbit on Maret 21, 2009 at 2:55 pm  Comments (1)  

The URI to TrackBack this entry is: https://firariswiyandi.wordpress.com/poetry/sang-pencinta-gila/trackback/

RSS feed for comments on this post.

One CommentTinggalkan komentar

  1. Assalamu`alaikum, …

    ‘pencinta gila’.. klo ga slh, ada 2 pndktan makna yg aq tngkp dlm konotasi kata dlm puisi ini, 1).Seseorg yg tngah fokus trhdp satu hal yg tramat sngt sakral n d sukai bnyk org pd umum`y hingga d anggap`y sbg slh satu objek kgmaran rutin dlm hbungan suami-istri,..ni trgmbar pd pnggalan 2 bris prtma,tp sayang`y mnrutqu itu blm klimaks lho, msti`y hrs ada happy ending sbg pnetrasi, kan lebih nndang n berasa gt lho..
    2.Seseorg yg tengah dimabuk asmara (cinta secara gila2`n),..ni trgmbar pd puisi mbak dlm ksluruhn`y.

    mbak Fira, pndkatn mkna yg mana tuh .. ???.
    mav jk slh.

    Wassalam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: